bodoh

takdir….. kata yang sangat sering berkumandang ditelingaku. begitu banyak kesimpulan yg dapat ditarik dari kata tersebut. kata ini sangat unik, karena banyak efek dan pertentangan yg ditimbulkan oleh kata ini. sebagai seorang yg sampai saat ini masih terdata sebagai pemeluk agama Islam, tentu aku harus percaya dengan eksistensi takdir. tak pernah sekalipun aku meragukan aksistensi kata ini, yg 100 persen penggunaannya berada dibawah kendali Tuhan. namun bukankah kita diwajibkan untuk berusaha? apakah takdir akan berubah jika kita berusaha? dimana letak absolutisme Tuhan jika kita bisa merubah kehendakNya? aku tahu bahwa takdir terbagi  2. ada yg bisa( takdir a) dan tidak bisa diubah(takdir b). jika kita berusaha dan berhasil merubah takdir A, bukankah itu berarti kita baru saja menerima takdir b? dan apa gunanya usaha jika ujung2nya kita juga akan mendapatkan takdir b? bukankah hidup ini adalah sebuah film drama kompleks yang disutradarai oleh Tuhan dan yg kita butuhkan hanyalah kepasrahan? dari pertanyaan barusan timbul lagi satu pertanyaan, mengapa kita harus berusaha jika setelah usaha kita gagal kita harus pasrah dan mengapa Tuhan menyuruh kita berusaha jika Dia sudah tahu hasilnya?apakah benar ada kebetulan jika itu adalah sebuah aturan? saat aku berusaha mencari jawaban semua pertanyaan ini, sekali lagi takdir berperan saat aku menemukannya…….. 

Leave a Reply